Komparasi Fitur 4 Bebek Premium

Di segmen 110 cc premium, ada 4 varian dari 4 pabrikan motor yang bakal mengambil ceruk besar pasar underbone. Keempatnya yakni Honda Blade, Kawasaki Edge, Suzuki New Smash dan Yamaha New Jupiter-Z. Keempat varian ini ditawarkan dengan harga Rp 12,5 hingga 14 jutaan. Kali ini MOTOR Plus akan memberikan panduan perbandingan mengenai fitur yang ditawarkan keempat bebek ini. Berikut perbandingannya.

BAGASI

3623komparasi3.jpgUntuk bagasi, Honda Blade paling besar dibanding lainnya. Meski bentuknya segitiga oval, ruang bagasi sedikit lebih aman karena aki di bawah bagasi terlindungi cover dengan sistem ikat baut. Ruang bagasi seperti ini tampaknya cukup banyak yang bisa dimuat. Selain jas hujan bawaan standar, gadget dalam ukuran standar juga bisa simpan di situ.

Bicara bentuk, bagasi Blade dan Smash beda tipis karena sama-sama segitiga oval. Namun volume bagasi Smash sedikit terpangkas ruang aki yang berada di depan di bawah bagasi.

Bentuk bagasi New Jupiter-Z juga begitu. Seperti Blade tapi volumenya hampir mirip Smash 110. Lebih kecil, sehingga helm halface aja tidak muat masuk ruang penyimpanan itu.

Pun begitu, bicara barang bawaan aman dari cipratan air atau debu tidak diragukan lagi. Sebab selain dilindungi oleh jok, bagasi juga dilengkapi penutup. So.., gadget yang antiair pun nggak perlu repot lagi dibungkus kantung plastik.

Bentuk bagasi Kawasaki Edge. Hampir persegi empat dengan kedalaman sekitar 7 cm. Yang asyik, bentuk seperti ini nggak harus melipat jas hujan. Dan kalau mau bawa sandal cadangan, juga tidak perlu geser sana-sini.

Sipnya, bagasi Edge tidak terpengaruh sifat barang bawaan. Yang sifatnya cair tapi tidak berbahaya pun bisa dibawa. Lihat aja, ruang itu jauh dari lokasi parkir aki, sekering atau kabel yang melintang. Air jatuh pun bisa langsung dibuang.

SPIDOMETER

3621komparasi1.jpg

Membandingkan panel spidometer ada ukuran standar yang kudu disediakan. Informasi kecepatan, posisi penerang utama, penerang sein-kanan kiri, petunjuk volume bahan bakar, dan angka percepatan.

“Sayangnya, bebek di Indonesia enggak semua menunjukan rpm. Padahal, itu penting. karena bagian itu merupakan salah satu fitur informasi keselamatan,” bilang Edi Setiadi Putera, Dosen Desain Produk.

Informasi sebenarnya bisa diambil dari angka percepatan. Dari keempat motor, Kawasaki Edge dan Honda Blade yang memberikan informasi sebenarnya. Perpindahan gigi Edge dibikin semakin ke atas. Gigi 1 sampai gigi 4 dibikin vertikal.

Artinya, pengguna Edge diinformasikan kondisi sebenarnya posisi persneling. Semakin ke atas perpindahan gigi berarti kecepatan motor pun semakin cepat.

Posisi penggunaan sein pun enggak semuanya memberikan informasi seutuhnya. Hanya Blade dan New Jupiter-Z yang jelas memberikan komunikasi sein bagian mana yang menyala. Blade dan New Jupiter-Z memberikan signal terpisah sein kanan dan kiri. Dengan begitu, si pengguna tahu sein mana yang sedang berfungsi.

Pastinya lagi, keempat motor masih tetap mempertahankan desain angka spidometer. Angka 0 sampai kecepatan terakhir dibuat melingkar. Artinya, informasi dengan model seperti itu enggak jujur. Begitu juga petunjuk kondisi bahan bakar. Mirip banget dengan desain percepatan. Posisi E menunjukkan bensin kosong sejajar dengan huruf F yang artinya full atau fenuh.

LAMPU

3622komparasi2.jpg

Di New Jupiter-Z, dua headlamp di setang terpisah dengan sein dan lampu senja. Lampu belakang juga terlihat besar dengan jumlah cukup banyak. Total untuk lampu depan, sein, lampu senja dan lampu belakang berjumlah 10 buah dengan ukuran yang besar. Sehingga tingkat pencahayaan tinggi.

Daya tarik Blade terlihat dari desain lampu depan dan penempatannya. Pada Blade, lampu depan tidak lagi pada setang, tapi pada sayap depan. Dengan cara ini, lampu depan dan sein tidak ikut bersama setang ketika belok kanan atau kiri.

3624komparasi4.jpg

Lampu depan Edge dan Smash terlihat mirip. Untuk lampu depan posisi di setang. Ini posisi konvensional. Sedang sein terpisah dengan posisi di sayap kiri dan kanan.

Untuk Smash, ukuran sein terlihat lebih besar sehingga mempermudah pengendara lawan melihat cahaya sein yang di pancarkan. Sedang, pada lampu belakang Edge terlihat agak unik memberikan efek LED yang berkesan mewah.

VALUE FOR MONEY

Value alias nilai Honda Blade, Yamaha New Jupiter-Z, Suzuki New Smash, dan Kawasaki Edge bisa diukur dari fitur yang ditawarkan. Artinya, fitur yang disediakan keempat motor ini punya kesesuaian dengan harga yang ditawarkan. Penerangan depan-belakang, boks alias bagasi, dan panel spidometer bisa jadi ukuran apakah cocok dengan banderol harga jual.

Untuk Yamaha New Jupiter-Z dibanderol dengan harga Rp 14,6 juta, Honda Blade dilego Rp 13,65 juta harga yang diperkirakan sama dengan Kawasaki Edge. Sedang untuk New Smash dijual dengan harga Rp 12,55 juta. Dengan pilihan seperti itu, perbedaan aktual kapasitas mesin juga tidak banyak berbeda. Suzuki New Smash dan Honda Blade memiliki kapasitas 110 cc, sedangkan Kawasaki Edge dan Yamaha New Jupiter-Z punya kapasitas mesin masing-masing 112 dan 113 cc. Jadi, tinggal konsumen yang menimbang. Mana yang jadi pilihan terbaik.

Penulis/Foto : Kris, Niko, Hend/Boyo, Belo

sumber : http://www.motorplus-online.com/index.php/article/detail/id/1583

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: